Joe Cada si Poker Dewa | Agen Poker | Poker Online | Dewa Poker

infinity logo
livechat

Joe Cada si Poker Dewa

Tahun 1987 yang lalu ada sesosok bayi baru dilahirkan tepatnya pada tanggal delapan belas November di tahun tersebut. kedua orangtua dari bayi tersebut tentunya tidak pernah berpikir bahwa suatu hari nanti, bayi yang merupakan buah cinta mereka berdua, yakni Jerry dan Anne Cada, akan menjadi seseorang yang memiliki nama, seorang tokoh dalam dunia olahraga, dan menjadi seorang juara, seorang Poker Dewa. Usianya ketika meraih gelar tersebut belumlah sampai dua puluh dua tahun, ia masih merupakan seorang remaja berumur dua puluh satu tahun ketika meraih gelar juara dunia poker internasional. Sebelumnya namanya tidak pernah terdengar, dan tidak pernah diketahui sepak terjangnya dalam ajang yang bergengsi tersebut.

Sering Main Joker

Satu-satunya hoby yang dimilikinya menurut pengakuan dari keluarga hanyalah ia hobi sekali bermain kartu, dengan jenis permainan yang ia pilih adalah permainan Joker. Ia bermain joker baik secara offline dengan teman-temannya, ataupun dengan cara online, melalui website dari komputer yang ia miliki. Namun mengenai kiprahnya di dunia poker, keluarganya tidak mengetahui hal tersebut secara pasti. Sampai kepada saat tahun lalu ia memulai debut awalnya sebagai Poker Dewa, yakni ketika berhasil memecahkan rekor pemenang termuda dalam sebuah turnamen poker. Yang mana ia berhasil merebut gelar juara tersebut, yang sebelumnya dikuasai oleh Petrus, seorang pemain dari negara Denmark. Petrus ini juga memiliki usia yang cukup muda yakni hanya terpaut satu tahun dari Cada, yakni berusia dua puluh dua tahun.

Memiliki Jumlah Fans Yang Cukup Besar

Dalam langkahnya guna merebut tampuk kepemimpinan dan memenangkan turnamen poker tersebut, dan menjadi seorang Poker Dewa, ia terlebih dahulu pada tahun dua ribu sembilan menjadi perwakilan dari Tim Pokerstars. Selama perjalanan tersebut ada cukup banyak orang yang mendukung dirinya, dikatakan ada sekitar sembilan puluh orang yang secara kompak mengenakan t-shirt dengan corak warna serigala dan bertuliskan “The Kids Pokerstars Michigan Joe Cada”, t-shirt tersebut masih ditambah dengan ciri khas dari topi pemain baseball Michigan, lengkap dengan tulisan “The Kids” di sebelah belakang dari topi tersebut. melihat begitu banyaknya fans dari Cada, membuat banyak orang yang menjuluki para pendukungnya tersebut dengan julukan “The Kids” sebagaimana bunyi tulisan yang terdapat pada bagian belakang dari topi yang digunakan para pendukungnya tersebut.

Jalan menuju Kemenangan

Setelah mengalami kemenangan demi kemenangan tersebut, akhirnya Cada membongkar apa yang menjadi rahasia selama ini. Ia menyatakan bahwa dirinya telah mencicipi permainan poker sejak usia senam belas tahun, yang berarti hanya butuh waktu lima tahun baginya untuk menjadi seorang tokoh dan menjadi seorang Poker Dewa. Dalam perjalanannya tersebut dia sudah dua kali mempertaruhkan account, namun kemudian ia pun pernah mengalami pengalaman atau masa – masa pembelajaran yang sangat pahit, yang mana ia harus merelakan kehilangan semua uang yang terdapat dalam rekening banknya tersebut. Ketika bermain ia bermain dengan saudaranya yakni Jerome. Uniknya untuk bermain ia harus bermain di Kanada pada usia sembilan belas tahun, karena menurut peraturan di USA, ia secara hukum tidak boleh bermain poker hingga berusia dua puluh satu tahun atau telah dewasa.

Akhirnya setelah kehilangan uangnya, dan dipaksa oleh keadaan untuk melakukan cuti. Ia pun mencoba peruntungan dengan cara bermain pada sebuah kasino. Dan sebuah kasino yang menjadi pilihannya ketika itu ialah Windsor Casino. Yakni pada sebuah kasino yang ada didaerah Ontario, tepatnya pada perbatasan Kanada sebelum ia pindah ke Las Vegas. Dan akhirnya ia pun memperoleh cukup dana untuk bisa masuk dan mengikuti kontes poker di Bahama, dan juga di Costa Rica. Jalan menuju kepada gelar Poker Dewa sudah semakin dekat. Untuk bisa mengikuti kompetisi-kompetisi skala besar, ia berlatih dan terus berlatih hingga bisa menghabiskan dua ribu dolar per hari, yang mana pada akhirnya setelah enam tahun barulah ia bisa mendapatkan kemenangan tersebut. namun sebelum itu, Cada, pada kisaran tahun 08 dan 09, telah berhasil mendapatkan penghasilan sebesar lima ratus lima puluh satu ribu dan tujuh ratus delapan puluh delapan dolar amerika hanya dari memainkan poker secara online. Namun demikian untuk mengikuti turnamen tersebut, pada saat itu ia hanya memiliki uang simpanan dalam bentuk chip sejumlah seratus lima puluh ribu. hal ini memaksanya untuk bisa menemukan sponsor agar bisa mengikuti kompetisi tersebut. Eric dan Josephy adalah para pakar dan profesional poker yang kemudian turun tangan membayar biaya onlinenya untuk setengah dari kemenangannya.

Belajar Dari Permainan Mayor Sunday

Kala itu ia mengenang bahwa ia ikut serta dalam turnamen yang disebut dengan Mayor Sunday, di berbagai situs online. disitu ia belajar dan berlatih, selain juga ikut serta dalam seri pelatihan poker online untuk mengejar lebih banyak pengetahuan dan pengalaman dari pemain-pemain yang lebih senior dan memiliki skill yang lebih bagus. Sehingga ia bisa mempertajam pengetahuannya dan yang mana pada akhirnya semua bekal dan pengalaman yang ia miliki tersebut berbuah manis, karena kini namanya terkenang dan juga tercatat, sebagai seorang Poker Dewa termuda, yakni dalam usia dua puluh satu tahun.

Komentar


*